Beberapa waktu lalu seorang pria yang berasal dari irak yakni Khairuldin Makhzum yang sedang berada di pesawat Southwest Airlines di Bandara Los Angeles, Amerika Serikat Disuruh untuk turun dari pesawat dengan alasan yang tidak masuk akal yakni lantaran dia berbahasa arab saat berteleponan dengan pamannya yang di Baghdad, Irak, dan hal itu pun disaksikan oleh seorang penumpang yang amat memperhatikannya.
" Saya sedang bertelepon dengan paman saya yang ada di Baghdad, Irak untuk bercerita kepada beliau tentang perasaan sangat senang saya karena di undang makan malam dengan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon sebelumnya dan saya juga tak lupa mengucapkan Insya Allah kepada paman saya "tutur Khairuldin
"Dan saat itu saya ada memperhatikan seseorang yang terus memperhatikan saya telepon dan saya pikir mungkin dia merasa terganggu dengan suara saya tetapi tak lama setelah itu Seorang pria datang bersama seorang polisi dan dalam dua menit saja saya disuruh turun dari pesawat. dan saya pun digiring keluar oleh intel untuk ditanyai mengapa berbahasa arab."
Dan kemudian Khairuldin pun di tanya soal kalimat syahid yang diucapkannya dan juag ditanyai tentang apa yang diketahuinya soal syahid yang kemudain dibalas oleh Khairuldin arti kata yang digunakanya yakni " Insya Allah " yang berarti " Semoga Tuhan Mengijinkan" kepada sang intel.
Tidak hanya itu gara-gara kecurigaan tersebut Khairuldin harus menerima untuk menaiki pesawat lainya kemudian kopernya yang di endus oleh anjing pelacak dan juga dompetnya yang harus di periksa. dan olehkarena hal itu Khairuldin merasa di diskriminasi.
"Saya tahu jika Amerika adalah negara bebas dimana Orang menghormati hukum dan Bagaimana mungkin orang dipermalukan seperti ini? Ini sangat mengejutkan dan juga Saya hidup di masa Saddam Hussein. dan untuk hal yang terjadi ini Saya tahu rasanya mengalami diskriminasi " tutur Khairuldin.
HANYA KARENA MENGUCAPKAN "INSYA ALLAH " PRIA INI DIUSIR DARI PESAWAT
Reviewed by Unknown
on
22.08
Rating:
Reviewed by Unknown
on
22.08
Rating:




Tidak ada komentar: